Kondisi Geologis
Negara-Negara ASEAN
Tumbukan antar lembeng di wilayah Asia Tenggara,
Letak geologis
merupakan letak sebuah wilayah yang dilihat dari struktur serta komposisi
batuan pembentuk bumi. Kondisi geologi seperti
kondisi tanah dan batuan penyusunnya di bumi, negara-negara ASEAN berada di
daerah tumbukan antarlempeng.
Asia Tenggara dihimpit oleh Lempeng Samudera Indo-Australia
(lihat gambar), Lempeng Samudera Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Benua
Australia.
Ananda dapat membayangkan seandainya kita duduk berhimpitan dan
saling mendorong, apa yang akan terjadi? Tentu saja masing-masing saling
memberikan daya dorong.
Adanya tenaga saling dorong tentu menyebabkan terjadinya Gerakan.
Perumpamaan itulah untuk menggambarkan kondisi geologis negara-negara Asia
Tenggara yang sangat rentan ancaman gempa.
Negara manakah yang paling luas mengalami tumbukan? Tumbukan
lempeng berhubungan dengan kemunculan gunung berapi. Rangkaian gunung di
kawasan negara-negara ASEAN dikenal dengan Sirkum Pasifik dan Sirkum
Mediterania.
Secara geologis,
kawasan Asia tenggara dilalui rangkaian Pegunungan Muda Mediterania yang
berasal dari Himalaya, Arakan Yoma serta Kepulauan Banda. Selain itu, kawasan
Asia Tenggara juga dilalui Pegunungan Sirkum Pasifik yang berasal dari Amerika
Serikat, Jepang dan Filipina. Letak geologis ini menyebabkan kawasan Asia
Tenggara memiliki banyak gunung berapi aktif dan aktivitas kegempaan yang cukup
tinggi.
Keberadaan lempeng seperti pada gambar, memberikan informasi bahwa masyarakat ASEAN menghadapi ancaman
terkait dengan gempa bumi.
Gempa bumi dapat memberikan efek lainnya yaitu tsunami.
Terjadinya tsunami Aceh tahun 2004 yang menyebabkan ratusan ribu korban
memberikan bukti bahwa negara-negara ASEAN memiliki ancaman sama.
Secara keseluruhan ada 14 negara yang terkena dampak tsunami
dengan jumlah korban mencapai 230.000 jiwa. Bangsa-bangsa Asia Tenggara saling
bahu membahu untuk menyelesaikan masalah bencana tersebut.
Bangsa-bangsa ASEAN memiliki kesamaan dan perbedaan dalam aspek
iklim dan faktor geologi ASEAN. Secara mayoritas iklim di negara-negara ASEAN
adalah tropis yang kaya akan hujan. Kondisi ini berpengaruh terhadap mata
pencaharian masyarakat ASEAN.
Faktor geologis ASEAN memiliki kekayaan dalam hal sumber daya
alam seperti panas bumi dan hasil tambang. Di sisi lain bangsabangsa ASEAN sangat
dekat dengan berbagai bencana alam.
Beberapa kesamaan dan saling ketergantungan tersebut justru
menumbuhkan sikap saling kerja sama bangsa-bangsa ASEAN. Hal ini membuktikan
bahwa negara-negara ASEAN sama-sama membutuhkan untuk membangun kesejahteraan rakyat.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar